Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara

foto : bosmobil.com
Senkomsidoarjo.org | Dalam kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, rem merupakan salah satu komponen yang tergolong sangat penting. Jika tidak mendapatkan perhatian, maka akan berdampak buruk, seperti kecelakaan yang dapat mempertaruhkan nyawa kita maupun orang lain.
              Hal yang harus kita diperhatikan sebelum mengendarai mobil yakni, mengecek minyak rem. Hal ini merupakan tahap dasar sebelum melakukan perjalanan. Jika minyak rem sudah berubah warna sebaiknya harus diganti dengan yang baru.
             Memeriksa minyak rem merupakan tahap dasar, namun merupakan hal terpenting. Jika sudah berubah warna menjadi coklat, maka harus diganti. Karena kualitas warna tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas pengereman pada kendaraan tersebut.
             Setelah melakukan pengecekan pada minyak rem, hal yang harus kita lakukan yakni, memeriksa booster dan pedal rem dengan cara menginjak pedal rem dalam keadaan mesin mati, lalu kembali menyalakan mesin dan tetap menginjak pedal rem tersebut.
             Pedal rem yang masih bagus jika di injak dalam keadaan mesin mati akan ada tekanan dan saat mesin dinyalakan pedal tersebut akan sedikit kendor. Itu dapat dinyatakan bahwa pedal rem masih bagus.
Jika kita mengalami rem blong saat mobil sedang berjalan, sebaiknya kita jangan gugup dan segera mengambil langkah langkah sebagai berikut :

1. Turunkan Gigi secepat mungkin,
     Turunkan gigi kendaraan anda bertahap dari 5,4,3,2 sampai gigi 1
2. Gunakan rem tangan setelah menurunkan gigi
    Rem tangan dapat menghentikan kendaraan anda sampai benar-benar berhenti saat     kecepatan sudah rendah
3. Arahkan kendaraan anda ke jalur lambat secara perlahan
Segera arahkan kendaraan Anda ke jalur lambat atau bahu jalan, untuk mencari tempat berhenti yang benar-benar aman dari mobil lain yang berkecepatan tinggi. Gunakan kaca spion dan lakukan perlahan.
4. Jauhkan kaki anda dari pedal gas
Mungkin yang ini sudah pasti, karena tujuan kita adalah menghentikan kendaraan bukan menambah kecepatan
5. Cek benda yang menghalangi pedal rem
Percaya atau tidak, benda-benda yang kita taruh dibawah kursi dapat maju ke depan akibat gaya inertia pengereman, dan memblokir pedal rem dari belakang.
6. Injak dan kocok rem berkali-kali
Kalau kendaraan anda tanpa ABS, cobalah injak pedal rem berkali-kali, terkadang rem blong juga bersifat sementara. Mobil dengan ABS harus menginjak rem dengan perlahan, karena ABS juga turut membantu kita melakukan tindakan pengereman automatis.
7. Peringati orang lain
Nyalakan lampu hazard, atau beri tanda dengan mengeluarkan seutas kain dari jendela dan dilambaikan. Bila tidak ada kain, dapat juga menggunakan tisu, Klakson dan lain lain. Usahakan melihat spion belakang sebelum melambai.
8. Jika terpaksa harus menabrak, tabraklah sesuatu yang “Lunak dan aman”
Jika keadaan sangat mendesak atau urgent, carilah objek yang terlihat lunak, seperti Pagar kayu, Tanah, Pasir, dll. Carilah benda yang terlihat dapat menyerap benturan.
9. Tetap tenang
Dengan mengetahui langkah-langkah di artikel ini, anda harus mempunyai ketenangan dan kepercayaan diri untuk melakukan hal apa yang harus anda lakukan, karena panik bukanlah jawaban dan berakibat fatal.
10. Setelah anda berhenti, mintalah pertolongan
Jangan mencoba utk mengendarai kendaraan anda kembali, carilah pertolongan dengan memanggil mekanik untuk memperbaiki, atau mobil derek untuk menarik kendaraan anda ke bengkel terdekat.

Semoga bermanfaat. (ntmcpolri.info)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
Senkom Mitra Polri Sidoarjo | Informasi | Komunikasi | Kamtibmas | Rescue I Bela Negara