Senkom Jatim Siap Jaga Kamtibmas Di Tahun Politik


Senkomsidoarjo.org | (Surabaya, 25/11). Senkom Mitra Polri Jatim menggelar rapat konsolidasi organisasi. Acara itu berlangsung pada 25 November 2018 di Aula Pondok Pesantren Sabilurrosyidin, Surabaya. Salah satu latar belakang konsolidasi ini, adalah untuk menyambut Rakernas Senkom Mitra Polri yang akan digelar di Jakarta pada 5-6 Desember 2018. Acara ini diikuti oleh perwakilan pengurus dari 29 kabupaten dan 9 kota.

Dalam pembukaannya, Ketua Senkom Polri Jawa Timur, Ir. H. Ma’un, M.T., menekankan Senkom Jatim harus memahami prosedur dan tata kerja organisasi, “Dengan memahami prosedur berorganisasi, Senkom menjadi ormas yang profesional dalam membantu Polri menjaga ketertiban dan keamanan di Jawa Timur,” papar Ma’un.

Selain itu, Ma’un juga menekankan setiap anggota Senkom Jatim dapat meningkatkan kompetensi. Agar Senkom Jatim dapat memberikan sumbangsih yang lebih maksimal, “Setiap anggota Senkom harus memiliki integritas, inilah jadi pembeda Senkom dibanding ormas lainnya,” imbuh Maun.

Sementara itu, Pembina PP Senkom, Letkol. (Purn) Mar. H. Abdul Syukur dalam pembekalannya menekankan bahwa Senkom bila bertugas dengan diniati beribadah, maka itu menjadi ibadah. Pasalnya, membantu Polri menciptakan rasa ketertiban dan keamanan, merupakan ibadah yang berhubungan dengan sesama manusia, “Setiap anggota Senkom harus membangun kedekatan dengan pejabat publik untuk membantu menciptakan kamtibmas,” papar H. Abdul Syukur.
Ia mengimbau, selain memiliki kompetensi dan integritas, setiap anggota Senkom harus memahami berbagai hal yang terkait dengan hukum. Apalagi dalam tahun politik, elit politik cederung saling melempar hujatan. Bahkan berita hoax yang bertebaran mengakibatkan ancaman terhadap kamtibmas, “Senkom Mitra Polri memiliki tugas penting dalam tahun politik ini, agar kamtibmas terus terjaga,” papar H. Abdul Syukur. 
Terganggunya kamtibmas, bisa dipastikan mengganggu jalannya pembangunan.

Senkom selain berfungsi membantu Polri dalam menjaga kamtibmas, Senkom menjadi komponen cadangan dalam mendukung TNI dalam mempertahankan negara. Senkom Mitra Polri menjadi komponen cadangan negara, karena siap dimobilisasi dan memiliki kemampuan secara fisik yang terlatih, “Senkom masuk dalam kategori paramiliter karena termasuk ormas yang beroperasi di bidang kamtibmas. 

Di sinilah Senkom memenuhi syarat sebagai komponen pendukung TNI,” tutur H. Abdul Syukur.
H. Abdul Syukur juga meminta, anggota Senkom memiliki sikap kemandirian. Dengan memiliki pekerjaan dan usaha, setiap anggota Senkom Mitra Polri bisa melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa memikirkan mencari nafkah atau hanya menikmati fasilitas dari Senkom Mitra Polri.





Perwakilan dari Senkom Sidoarjo Bapak Samiran Salefi

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
Senkom Mitra Polri Sidoarjo | Informasi | Komunikasi | Kamtibmas | Rescue I Bela Negara