Pengamanan Idul Adha Diperkuat, Senkom Tambak Oso Siaga di Titik Strategis

Senkom Mitra Polri Tambak Oso diterjunkan membantu pengamanan Sholat Idul Adha 2026. Sinergi bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan LDII mengawal ibadah serta penyembelihan hewan kurban senilai Rp132 juta.

SIDOARJO — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, tidak hanya menjadi pusat ibadah dan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi contoh penguatan sinergitas keamanan berbasis masyarakat.

Senkom Mitra Polri Tambak Oso diterjunkan membantu pengamanan pelaksanaan Sholat Idul Adha 2026 sekaligus pengamanan proses penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Desa Tambak Oso, Rabu (27/5/2026).

Senkom Mitra Polri Tambak Oso diterjunkan membantu pengamanan Sholat Idul Adha 2026. Sinergi bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan LDII mengawal ibadah serta penyembelihan hewan kurban senilai Rp132 juta.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat saat perayaan hari besar keagamaan. Pengamanan melibatkan unsur Senkom Mitra Polri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Dusun Tambak Oso, hingga pengurus PAC LDII Tambak Oso.

Kegiatan berlangsung dengan pengawasan terpadu untuk memastikan arus jamaah, kendaraan, hingga distribusi hewan kurban berjalan aman dan tertib.

Senkom Mitra Polri Tambak Oso diterjunkan membantu pengamanan Sholat Idul Adha 2026

Ketua PAC LDII Desa Tambak Oso, Heru Zarkasyi Al’as-hari, mengatakan kolaborasi lintas elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas lingkungan selama Hari Raya Idul Adha.

“Sinergitas ini menjadi bentuk kepedulian bersama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tertib. Kami mengapresiasi keterlibatan Senkom Mitra Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh pihak yang membantu pengamanan kegiatan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, PAC LDII Tambak Oso menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan empat ekor kambing dengan total nilai mencapai sekitar Rp132 juta.

Data tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam ibadah kurban di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga. Selain sebagai ibadah tahunan, distribusi daging kurban juga dinilai membantu memperkuat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat sekitar.

Keberadaan personel pengamanan berbasis komunitas seperti Senkom Mitra Polri dinilai semakin penting, terutama pada momentum yang melibatkan konsentrasi massa dan aktivitas masyarakat dalam jumlah besar.


Selain menjaga keamanan lokasi ibadah, petugas juga membantu pengaturan lalu lintas lingkungan dan memastikan proses penyembelihan kurban berlangsung lancar sesuai ketentuan panitia.

Keterlibatan unsur masyarakat dalam pengamanan kegiatan keagamaan menjadi salah satu model kolaborasi sosial yang terus diperkuat di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Pola sinergi seperti ini dinilai mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan rasa aman di lingkungan sekitar.

Momentum Idul Adha juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antarwarga, aparat teritorial, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas lingkungan berbasis gotong royong.(Heru/Ac)

Post a Comment

أحدث أقدم
Senkom Mitra Polri Sidoarjo | Informasi | Komunikasi | Kamtibmas | Rescue I Bela Negara