SIDOARJO –Suasana santai di Ruang Serbaguna TPQ Nurul Huda, Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (20/6/2026), menjadi ruang strategis memperkuat kolaborasi keamanan lingkungan. Melalui kegiatan "Ngopi Bareng", Senkom Mitra Polri Kecamatan Candi duduk bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pengurus LDII untuk mempererat sinergi menjaga stabilitas kamtibmas di tingkat desa.
Kegiatan ini dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Kalipecabean, Sapto, Babinsa Desa Kalipecabean, Yahya, Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Candi, Hadi, beserta jajaran Senkom, pengurus PC LDII Kecamatan Candi, dan PAC LDII Desa Kalipecabean.
Di tengah berbagai tantangan keamanan dan dinamika sosial yang terus berkembang, komunikasi informal seperti ini dinilai menjadi sarana efektif membangun koordinasi antarelemen masyarakat sejak dini.
Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Candi, Hadi, mengatakan bahwa keamanan lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat negara, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.
"Kegiatan ngopi bareng ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga upaya memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, dan meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Menurut Hadi, sinergi antara Senkom, TNI, Polri, dan elemen masyarakat menjadi modal sosial yang penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Bhabinkamtibmas Desa Kalipecabean, Sapto, mengapresiasi langkah Senkom yang secara konsisten membangun komunikasi dan kemitraan dengan aparat keamanan.
"Semakin baik komunikasi dan koordinasi antarelemen masyarakat, maka potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini dan diselesaikan secara bersama-sama," kata Sapto.
Senada dengan itu, Babinsa Desa Kalipecabean, Yahya, menilai kebersamaan yang dibangun melalui forum informal mampu memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya.
"Kekompakan seperti ini sangat penting. Ketahanan wilayah berawal dari ketahanan masyarakat di tingkat desa. Jika komunikasi berjalan baik, maka potensi persoalan dapat diantisipasi sejak awal," ujar Yahya.
Kegiatan di Desa Kalipecabean ini juga menjadi bukti nyata pelaksanaan hasil Rapimnas Senkom Mitra Polri Tahun 2026 yang mengusung tema:
'Percepatan Peran Senkom Mitra Polri dalam Harkamtibmas, Bela Negara, dan Kebencanaan guna Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas, Nasionalisme Tangguh, dan Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas.'
Tema tersebut menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Pertemuan lintas elemen di tingkat desa seperti ini diharapkan mampu:
- Memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
- Meningkatkan koordinasi antara masyarakat dan aparat keamanan.
- Memperkokoh semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
- Mendorong terciptanya stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Candi.
Bagi Kabupaten Sidoarjo yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi sebagai daerah penyangga Surabaya, penguatan sinergi keamanan berbasis masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.(Hadi/Ac)
