![]() |
| FORSGI Sidoarjo meraih Juara 3 Liga TopSkor U12 Zona Surabaya 2026 di Lapangan Bringinbendo, Taman, Sidoarjo. Pelatih menegaskan pentingnya sportivitas dan pembinaan sepak bola usia dini. |
SIDOARJO – FORSGI (Forsgi Football Academy) Sidoarjo berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara 3 Bersama pada ajang Liga TopSkor U12 Zona Surabaya 2026 yang digelar di Lapangan Bringin Kulon, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/7/2026).
Kompetisi yang menjadi salah satu wadah pembinaan sepak bola usia dini tersebut diikuti 12 tim dari berbagai akademi sepak bola di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Dari seluruh peserta, hanya empat tim terbaik yang berhasil melangkah ke babak semifinal, yakni Farfaza FC, Grefoo Football Academy, FORSGI Sidoarjo, dan Bintang Putra Sidoarjo (BPS).
Pada babak semifinal, FORSGI harus mengakui keunggulan Grefoo sehingga langkah menuju partai final terhenti. Berdasarkan hasil pertandingan, FORSGI Sidoarjo akhirnya menempati Juara 3 Bersama bersama Bintang Putra Sidoarjo.
Sementara itu, Farfaza FC keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bintang Putra Sidoarjo dengan skor 1-0 pada semifinal, kemudian menuntaskan laga final dengan menjadi kampiun Liga TopSkor U12 Zona Surabaya. Atas capaian tersebut, Farfaza FC memperoleh golden ticket untuk mewakili Zona Surabaya menuju putaran berikutnya di Bogor.
Adapun posisi akhir turnamen adalah:
- Juara 1: Farfaza FC (Golden Ticket ke Bogor)
- Juara 2: Grefoo Football Academy
- Juara 3 Bersama: FORSGI Sidoarjo
- Juara 3 Bersama: Bintang Putra Sidoarjo
Liga TopSkor U12 Zona Surabaya tahun ini memperlihatkan persaingan yang cukup kompetitif. Sebanyak 12 tim peserta saling bersaing untuk memperebutkan tiket menuju babak nasional.
Keberhasilan FORSGI menembus empat besar menjadi indikator bahwa pembinaan pemain usia dini di Kabupaten Sidoarjo terus berkembang. Selain mengejar prestasi, kompetisi seperti ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi pemain muda untuk mengasah teknik, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas.
Pelatih FORSGI Sidoarjo, Coach Samsul Hidayat, menilai hasil yang diraih anak asuhnya patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan ke depan.
"Untuk ke depannya supaya tetap menjunjung tinggi sportivitas dan jangan ada pencurian umur," ujar Coach Samsul Hidayat.
Menurutnya, kompetisi usia dini akan menghasilkan pemain berkualitas apabila seluruh peserta menjaga integritas pertandingan dengan mematuhi regulasi usia yang telah ditetapkan penyelenggara.
Pelatih FORSGI lainnya, Coach Dedik, mengapresiasi penyelenggaraan Liga TopSkor U12 yang dinilainya berjalan baik dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan sepak bola usia dini.
"Pelaksanaannya sangat bagus untuk jenjang pembinaan di usia muda dan semoga bermunculan atlet-atlet pemain muda sepak bola, khususnya yang ada di Jawa Timur," kata Coach Dedik.
Menurutnya, semakin banyak turnamen berjenjang akan semakin membuka peluang munculnya bibit-bibit pemain potensial yang dapat berkembang hingga level profesional.
Capaian FORSGI Sidoarjo menambah daftar akademi sepak bola di Kabupaten Sidoarjo yang mampu bersaing di level regional. Prestasi tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pelatih, orang tua, dan penyelenggara kompetisi dalam membangun ekosistem pembinaan pemain muda yang berkelanjutan.
Di sisi lain, keberhasilan Farfaza FC mewakili Zona Surabaya menuju Bogor menjadi motivasi bagi akademi lain untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan agar mampu bersaing pada kompetisi berikutnya.(Khoirul/Ac)




